Memahami Perbedaan Bantuan Sosial dan Hibah

Istilah mengenai bantuan sosial dan hibah yang ada di tengah masyarakat tentunya sudah bukan hal yang baru lagi untuk didengarkan dan bahkan setiap hari terdapat program serupa yang berjalan dari pemerintah sendiri untuk meningkatkan kesejahteraan yang dimiliki oleh masyarakatnya. Lalu, apa saja sebenarnya perbedaan yang dimiliki dari keduanya untuk bisa mengetahui fungsinya masing-masing serta cara untuk menyampaikan hal tersebut kepada masyarakat yang dituju atau menjadi pihak dari penerima bantuan sosial serta hibah yang ada tersebut? Simak penjelasan lebih jelasnya agar bisa memahami hal tersebut dengan lebih baik seperti yang akan diberikan pada artikel yang ada penjelasan berikut di bawah ini.

Mengenal Apa Itu Bantuan Sosial

Sebelum lebih jauh pada pembahasan bantuan sosial dan hibah,penting untuk memahami dahulu bahwa bantuan sosial adalah bentuk bantuan berupa uang, barang, atau jasa kepada individu, keluarga, kelompok atau masyarakat miskin, tidak mampu, dan/atau rentan terhadap risiko dari sosial yang ada. Pihak pemberi bansos adalah Satuan Kerja pada kementerian atau lembaga pada Pemerintah Pusat dan/atau Satuan Kerja di Pemerintah Daerah yang tugas dan fungsinya melaksanakan program penanggulangan kemiskinan yang meliputi perlindungan sosial, jaminan sosial, pemberdayaan sosial, dan juga rehabilitasi sosial. Pengelolaan bansos sendiri sudah secara legal ada pada Permendagri Nomor 77 Tahun 2020.

Tujuan Pemberian Bansos

Dalam pembahasan mengenai bantuan sosial dan hibah sendiri, perlu untuk memahami tujuan yang dimiliki dari pemberian bansos itu sendiri.

Berikut ini merupakan tujuan dimiliki dan ingin dicapai dari adanya pemberian bansos diantaranya:

  1. Bansos bertujuan untuk memulihkan dan mengembangkan kemampuan seseorang yang mengalami disfungsi sosial agar dapat melaksanakan fungsi sosialnya secara wajar.
  2. Bansis ada untuk mencegah dan menangani risiko dari guncangan dan kerentanan sosial seseorang, keluarga, kelompok masyarakat agar kelangsungan hidupnya dapat dipenuhi sesuai dengan kebutuhan dasar minimal.
  3. Bansos sebagai jaminan sosial merupakan skema yang melembaga untuk menjamin penerima bantuan agar dapat memenuhi kebutuhan dasar hidupnya yang layak.

Mengenal Apa Itu Hibah

Selanjutnya dari pembahasan mengenai bantuan sosial dan hibah yaitu terdapat pengertian hibah adalah pemberian (sukarela) dengan mengalihkan hak atas sesuatu kepada orang lain dengan di dalam pemberian hibah, ada yang namanya dana hibah yang menjadi sebuah pemberian untuk orang lain dalam bentuk uang, barang, atau jasa. Biasanya, hibah dapat dilakukan tanpa adanya ikatan pernikahan atau hubungan darah dan juga cukup sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari, seperti dalam urusan kenegaraan, pendidikan, sosial, hingga agama. Jika dilihat secara singkat, hibah adalah hadiah untuk seseorang yang masih hidup atau juga sebagai bentuk dari pemberian secara sukarela untuk orang lain.

Manfaat Pemberian Hibah

Sama seperti pembahasan mengenai bantuan sosial dan hibah yang ada sebelumnya, perlu untuk diketahui bahwa ada banyak manfaat hibah yang bisa dirasakan terutama dari sisi penerima, salah satunya yaitu yaitu penerima akan merasakan kebahagiaan. Selain itu, tidak kalah pentingnya untuk dipahami bahwa memberikan hibah kepada orang lain juga dapat mempererat hubungan satu sama lain.

Apalagi jika pemberi hibah memberikan hibah tanah, di mana hal tersebut sangat berguna bagi masyarakat yang nanti akan menggunakannya karena pemberian atas bentuk hibah tanah yang ada tersebut bisa dijadikan kepentingan sosial, seperti yayasan, sekolah, rumah ibadah, hingga tempat umum dengan manfaat banyak.