Saham Halal MUI, kok bisa? Pahami dulu bagi pemula

Berbicara saham mungkin bagi beberapa orang merasa tabu karena tidak semua orang mengerti bagaimana trading atau berinvestasi terkait saham. Tapi bagaimana jika kita melihatnya dari pandangan islam. Nah makanya pada artikel ini sedikit membahas Saham Halal MUI.

MUI selaku badan yang menjaga umat islam dari hal yang haram telah menjelaskan beberapa hal terkait halal dan haramnya suatu saham jika kita lihat dari bentuk dan caranya.

Intinya jika kita bermuamalah dalam islam itu adalah saling menguntungkan dengan cara yang baik bukannya curang. Mungkin itu yang menjadi esensi dari bagaimana kita bermuamalah atau berinteraksi dengan sesama makhluk. Begitu juga terkait dengan bagaimana kita melakukan transaksi saham ini.

Baik berikut kalian akan melihat apa saja alasan yang membolehkan kalian dalam hal trading saham dan apa saja yang lebih baik kalian hindari agar tidak melanggar syariat islam.

Saham Halal MUI

Ada hal yang menjadikan kalau saham itu adalah halal, hal ini lebih dikarenakan dalam melakukan trading dari saham itu sendiri sebenarnya kita sedang memberikan bantuan kepada saudara kita yang sedang membutuhkan bantuan.

Jika kalian lihat, maka dapat dikatakan kalau secara trading saham halal MUI. Jika ada yang bertanya mengapa? Maka jawabannya sangat mudah yaitu karena kita membantu saudara kita yang sedang kesulitan

Tapi jangan lupa juga ya kalau dalam transaksi ini, kedua beah pihak mendapatkan keuntungan. Pada sisi pembeli saham akan mendapatkan keuntungan dari saham yang dibelinya secara bertahap, dan bagi pemilik perusahan mendapatkan keuntungan juga karena telah mendapatkan suntikan dana segar.

Sehingga pemilik  bisa mengembangkan usahanya kearah yang lebih baik lagi ke depannya. Owh iya bagi para pemula perlu memperhatikan saat akan trading atau investasi saham. Jadi ketika kalian akan membeli atau berinvestasi terhadap suatu perusahaan maka perlu dicek terlebih dahulu apakah usaha atau perusahaan itu benar-benar ada atau hanya fiktif saja.

Cara trading saham yang halal selanjutnya adalah kalian harus memperhatikan barang atau jasa apa yang menjadi komoditinya. Jika itu adalah suatu hal yang buruk maka lebih baik kalian pindah mencari perusahaan lain saja. Jadi selain untuk mendapatkan keuntungan, kalian juga perlu melihat bahan komoditi atau jasanya itu halal atau haram.

Terakhir kalian harus memastikan akad atau perjanjiannya jelas agar tidak ada keributan atau pelimpahan tanggung jawab yang tidak jelas. Sehingga dari hal ini akan membuat kalian menjadi rugi.

Saham Haram MUI

Suatu saham itu akan dikatakan haram jika berkaitan dengan perjudian, adanya ribawi atau bunga, adanya unsur ketidakpastian dalam akad jual belinya dan terakhir adalah komoditas atau jasanya berupa haram.

Oleh karena itu perlu kalian perhatikan baik dari segi jenis saham, akadnya, perusahaannya dan komoditas atau jasa apa yang mereka sediakan. Sedikit cerewet tidak mengapa selama itu merupakan salah satu cara agar kalian mendapatkan keberkahan dalam bermuamalah dan pastinya hasil dari saham itu membawa keberkahan.

Daftar Saham Halal MUI

Berikut ada beberapa info perusahan dengan predikat  “Saham Halal MUI” yang mungkin bisa menarik hati kalian yang ingin berinvestasi secara halal.

XL Axiata Tbk (EXCL)

Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM)

Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS)

Adaro Energy Tbk (ADRO)

Aneka Tambang Tbk (ANTM)

Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN)

Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM)

Unilever Indonesia Tbk (UNVR)

Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP)

Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)

Kalbe Farma Tbk (KLBF)

Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA)

Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR)

United Tractors Tbk (UNTR)