Sebutkan 4 tujuan asean dalam deklarasi bangkok

Sebutkan 4 tujuan asean dalam deklarasi bangkok

Sebutkan 4 tujuan asean yg tercantum dalam deklarasi bangkok

 

Jawaban

Tujuan didirikannya ASEAN yang tercantum dalam Deklarasi Bangkok adalah:

  1. Mempercepat pertumbuhan ekonomi, kemajuan sosial dan perkembangan kebudayaan di kawasan negara – negara Asia Tenggara.
  2. Memelihara perdamaian dan stabilitas dengan menjunjung tinggi hukum dan hubungan antara negara-negara di Asia Tenggara.
  3. Meningkatkan kerja sama yang aktif dan saling membantu dalam bidang ekonomi, sosial, budaya, teknologi dan administrasi.
  4. Saling memberikan bantuan dalam bidang fasilitas latihan dan penelitian pada bidang pendidikan, kejuruan, teknik dan administrasi.
  5. Bekerja sama lebih efektif untuk mencapai daya guna lebih besar dalam bidang pertanian, industri dan perkembangan perdagangan termasuk studi dalam hal perdagangan komoditas internasional, perbaikan pengangkutan dan fasilitas komunikasi serta meningkatkan taraf hidup rakyat.
  6. Meningkatkan studi tentang masalah-masalah di Asia Tenggara.
  7. Memelihara kerja sama yang erat dan bermanfaat dengan berbagai organisasi internasional dan regional lain yang mempunyai tujuan sama serta mencari kesempatan untuk menggerakkan kerja sama dengan mereka.

 

Penjelasan

Pada tanggal 8 Agustus 1967 lima negara di Asia Tenggara menandatangani pembentukan organisasi negara-negara Asia Tenggara bernama ASEAN (Association of South East Asian Nations). Lima negara itu adalah Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, dan Singapura. Perundingan tersebut berlangsung di ibukota Thailand, Bangkok.

Masing-masing negara diwakili oleh pejabat tingginya, yakni:

  1. Menteri Presidium Urusan Politik/Menteri Luar Negeri Indonesia, Adam Malik.
  2. Wakil Perdana Menteri/Menteri Pertahanan/Menteri Pembangunan Nasional Malaysia, Tun Abdul Razak.
  3. Menteri Luar Negeri Filipina, Narcisco Ramos.
  4. Menteri Luar Negeri Thailand, Thanat Khoman.
  5. Menteri Luar Negeri Singapura, S. Rajaratnam.

Piagam pembentukkan ASEAN yang disebut Deklarasi Bangkok berisi landasan kesepakatan kerja sama ekonomi, sosial, dan budaya. ASEAN bukanlah sebuah kerja sama militer seperti NATO dalam Blok Barat atau Pakta Warsawa dalam Blok Timur. Dengan demikian, pembentukkan ASEAN sesuai dengan prinsip politik luar negeri bebas aktid dari pemerintah Indonesia.

Keanggotaan ASEAN bertambah dari lima negara menjadi sepuluh negara dengan masuknya lima anggota baru yaitu Brunei Darussalam, Myanmar, dan tiga Negara Indochina (Kamboja, Laos, dan Vietnam). Setiap negara ASEAN dilarang melakukan campur tangan terhadap urusan dalam negeri anggota lainnya. Peraturan ini berhasil mencegah konflik negara tetanggga di kawasan Asia Tenggara.

BACA JUGA  Bentuk pengendalian konflik yang dilakukan dengan cara konsiliasi adalah

Secara rutin ASEAN menyelenggarakan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) dan pertemuan perwakilan menteri luar negeri dari anggota ASEAN. Pertemuan rutin ini berfungsi untuk membahas persoalan bersama menyangkut peningkatan kerja sama ekonomi, sosial, dan budaya antarnegara ASEAN maupun ASEAN dengan negara atau organisasi regional lainnya.