Penemuan bibit unggul pada hewan dan tumbuhan dilakukan melalui proses

Penemuan bibit unggul pada hewan dan tumbuhan dilakukan melalui proses

Penemuan bibit unggul pada hewan dan tumbuhan dilakukan melalui proses …

a.seleksi alam
b.adaptasi
c.hibridisasi
d.steralisasi

 

Jawaban

Penemuan bibit unggul pada hewan dan tumbuhan dilakukan melalui proses hibridisasi (C). Hibridisasi adalah persilangan dua individu untuk menghasilkan sifat yang diinginkan. Hibridisasi dilakukan teris menerus dengan tujuan untuk menghasilkan sifat unggul galur murni. Galur murni adalah sifat tanaman jika disilangkan akan menghasilkan keturunan yang selalu sama. Hibridisasi merupakan bagian dari perkembangbiakan tumbuhan secara generatif.

 

Pembahasan

Salah satu ciri makhluk hidup adalah melakukan reproduksi dengan tujuan untuk menghasilkan keturunan. Secara umum cara reproduksi tumbuhan dibedakan menjadi dua jenis yaitu perkembangbiakkan secara generatif dan secara vegetatif.

A. Perkembangbiakkan Generatif

Perkembangbiakkan tumbuhan yang dilakukan secara generatif yaitu ditandai dengan terbentuknya individu baru yang disebabkan oleh proses penyerbukan. Proses penyerbukan merupakan jatuhnya serbuk sari atau gamet jantan ke kepala putik. Alat untuk melakukan reproduksi pada tumbuhan ada pada bunga.

Secara umum bagian bunga tumbuhan meliputi mahkota bunga, kelopak bunga, kepala sari, benang sari, kepala putik, tangkai putik, bakal biji, dasar bunga dan tangkai bunga.

Sebagai alat reproduksi tumbuhan adalah putik dan benang sari. Benang sari merupakan alat reproduksi dari tumbuhan jantan yang terdiri dari kepala sari dan tangkai sari. Adapun alat perkembangbiakkan pada tumbuhan betina adalah putik.

Pada bunga yang sudah matang terdapat kepala sari yang di dalamnya terdapat serbuk sari yang mengandung sel kelamin jantan atau spermatozoid.  Adapun pada bagian sel kelamin betina atau putik terdiri dari kepala putik, tangkai putik dan bakal buah.

Di dalam setiap bakal buah terdapat satu atau lebih bakal biji. Di dalam bakal biji mengandung kantung lembaga yang terdapat beberapa inti dimana salah satu intinya merupakan sel kelamin dari jenis betina atau sel ovum.

Pembuahan akan diawali terlebih dahulu dengan proses penyerbukan yaitu jatuhnya serbuk sari ke kepala putik. Inti sel dalam serbuk sari akan membelah membentuk inti vegetatif, inti generatif 1, dan inti generatif 2. Setelah beberapa saat, inti vegetatif akan berkecambah membentuk tabung serbuk sari sebagai jalan menuju kantung embrio. Kantung embrio terdapat di dasar putik yang merupakan tempat terjadinya pembuahan. Inti sel generatif akan berjalan di sepanjang tabung serbuk sari untuk mencapai kantung embrio tersebut.

Inti vegetatif berjalan di depan inti generatif yang berperan sebagai penunjuk jalan bagi kedua inti generatif tersebut. Setelah sampai di mikrofil (bagian luar kantung embrio) inti vegetatif lenyap, sedangkan inti generatif 1 akan membuahi ovum membentuk zigot dan inti generatif 2 akan membuahi inti kandung lembaga sekunder membentuk endosperma sehingga terbentuk biji.

BACA JUGA  Pernyataan yang benar terkait dengan jumlah kromosom

B.  Perkembangbiakkan Vegetatif.

Perkembangbiakkan secara vegetatif merupakan terbentuknya individu baru tanpa didahului pembuahan. Perkembangbiakan vegetatif dibedakan menjadi secara vegetatif alami dan vegetatif buatan.

1. Perkembangbiakkan vegetatif alami

Perkembangbiakkan vegetatif merupakan cara berkembangbiakan tumbuhan yang dilakukan oleh induividu tumbuhan tersebut tanpa dengan bantuan dari manusia. Macam-macam perkembangbiakan vegetatif secara alami sebagai berikut:

a. Tunas. Contohnya adalah pisang dan bambu.

b. Stolon. Contohnya adalah strawbery dan pegagan.

c. Umbi lapis. Contohnya adalah bawang merah dan bawang putih.

d. Umbi batang. Contohnya adalah kentang.

e. Umbi akar. Contohnya adalah ketela pohon.

f. Rhizoma. Contohnya adalah jahe dan kunyit.

2. Perkembangbiakkan vegetatif buatan.

Cara perkembangbiakkan vegetatif buatan merupakan perkembangbiakan yang dilakukan bantu oleh manusia. Contoh vegetatif buatan antara lain sebagai berikut:

a. Mencangkok. Contohnya adalah mangga.

b. Stek. Contohnya adalah ketela pohon.

c. Menempel (okulasi). Contohnya adalah bunga bougenvile.

d. Menyambung (enten). Contohnya adalah durian.

e. Merunduk. Contohnya adalah apel dan anggur.