Photo Via Shutterstock by: Kindlena

Adonan flour clay dapat dicampur dengan pewarna​

 

Adonan flour clay dapat dicampur dengan pewarna makanan dan/atau cat.

 

Pembahasan

Flour Clay

Flour clay adalah salah satu contoh kerajinan dari clay. Clay sendiri adalah salah satu bahan lunak yang dapat digunakan dalam pembuatan karya seni tiga dimensi. Flour clay dalam bahasa Indonesia dikenal dengan nama clay tepung. Flour clay atau clay tepung adalah sejenis bahan tepung yang dibuat menjadi seperti adonan kue sedemikian rupa sehingga menjadi kalis dan lunak. Setelah kalis, adonan ini akan lebih mudah untuk dibentuk. Adonan tepung tadi juga disebut dengan istilah pladough. Four clay memiliki karakterisitik tidak tahan air karena akan mudah rusak jika terkena air.

Four clay dapat dibentuk menjadi macam-macam bentuk seperti miniatur hewan, miniatur buah-buahan, miniatur bunga, souvenir seperti gantungan kunci, dan aksesoris seperti hiasan jepit rambut atau gelang.

 

Alat dan Bahan

Alat yang diperlukan dalam membuat flour clay adalah:

  1. Baskom
  2. Sendok
  3. Tusuk gigi
  4. Mangkuk
  5. Spatula
  6. Gelas ukur

 

Sedangkan bahan yang dapat digunakan dalam membuat flour clay adalah:

  1. Tepung terigu
  2. Tepung kanji
  3. Tepung tapioka
  4. Tepung beras
  5. Lem putih
  6. Pewarna makanan/cat poster/akrilik
  7. Semprot clear

 

Langkah Pembuatan

Berikut adalah langkah-langkah yang dapat dilakukan dalam pembuatan flour clay atau clay tepung:

  1. Pertama, siapkan semua alat dan bahan yang diperlukan seperti mangkuk, gelas ukur, tepung, dan lem.
  2. Lalu, campurkan 80 gram tepung terigu, 80 gram tepung tapioka atau tepung kanji, 80 gram tepung beras, dan 200 gram lem putih atau lem kayu ke dalam baskom. Jika dirasa adonan terlalu kental dapat dicampur air sedikit.
  3. Aduk adonan hingga kalis atau sudah tidak lengket
  4. Setelah kalis, adonan dapat dibagi menjadi beberapa bagian ke dalam mangkuk yang lebih kecil.
  5. Warnai setiap bagian dengan warna yang berbeda-beda. Pewarna yang digunakan bisa dari pewarna makanan atau pewarna sintetis seperti cat poster atau cat akrilik. Tusuk gigi atau sendok dapat digunakan dalam tahap ini untuk memasukkan warna ke dalam adonan flour clay.
  6. Pulung-pulung adonan hingga pewarna tercampur rata.
  7. Setelah warna tercampur, adonan clay siap digunakan dan dibentuk sesuai selera.
  8. Untuk finishing, clay yang sudah dibentuk dapat dilapisi varnish semprot clear agar warna terlihat cerah dan tahan lama.
BACA JUGA  Sikap tawakal paling tepat dilakukan setelah seseorang

 

Detail jawaban:

Kelas: 5 SD

Mapel: Seni Budaya

Bab: Mari Berkarya tahap 2

Kode: 5.19.8

 

Kata kunci: clay, flour clay, pewarnaan, bahan lunak